Mikrotik
Apa itu Mikrotik? Mikrotik adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider hotspot.
NAT
Network Address Translation atau yang lebih biasa disebut dengan NAT adalah suatu metode untuk menghubungkan lebih dari satu komputer ke jaringan internet dengan menggunakan satu alamat IP. Banyaknya penggunaan metode ini disebabkan karena ketersediaan alamat IP yang terbatas, kebutuhan akan keamanan (security), dan kemudahan serta fleksibilitas dalam administrasi jaringan.
DHCP
DHCP singkatan dari Dinamic Host Configuration Protokol yaitu sebuah konfigurasi IP address secara otomatis yang diberikan kepada komputer host yang memintanya, dimana komputer yang memberikan penomoran IP disebut dengan DHCP server. Dari DHCP server ini, pada mikrotik juga terdapat tool yang dapat menkonfigurasi DHCP server maupun DHCP client.
DHCP server adalah suatu layanan yang diberikan pada komputer server untuk dapat melakukan layanan berupa pengisian IP address pada tiap komputer client secara otomotis . Kegiatan pengisian IP address pada tiap komputer client hanya bersifat sementara,dengan cara server meminjamkan IP addressnya.
DHCP client merupakan mesin klien yang menjalankan perangkat lunak klien DHCP yang memungkinkan mereka untuk dapat berkomunikasi dengan DHCP Server. Sebagian besar sistem operasi klien jaringan (Windows NT Workstation, Windows 2000 Professional, Windows XP, Windows Vista, atau GNU/Linux) memiliki perangkat lunak seperti ini.
Tujuan :
- Kita dapat memahami konsep konfigurasi Allow/ Deny (IP/Web) menggunakan Mikrotik Router.
- Kita dapat memahami sistem kerja NAT pada Mikrotik Router.
- Kita dapat memahami konsep konfigurasi Bandwidh Limit menggunakan Mikrotik Router
Topologi
Topologi dibawah merupakan topologi yang digunakan dengan menggunakan Mikrotik Router :
Konfigurasi Allow/ Deny (IP/Web)
1. Lakukan Konfigurasi eth2(LAN), sebagai interface LAN
2. Lakukan konfigurasi eth3(WAN), sebagai interface
WAN
3. DHCP client
IP --> DHCP Client --> tanda (+)
4. Lakukan konfigurasi untuk mendapatkan IP address
pada ether2(LAN)
IP --> Address --> tanda (+)
5. DHCP Server
IP --> DHCP Server --> tab DHCP Setup
PS: Pastikan pada tab Network pada DHCP Server,
untuk DNS Server ada 2 yaitu :
192.168.10.1 dan 172.16.30.1
Lakukan pada cmd untuk release dan renew setelah
konfigurasi:
:ipconfig/relesease
:ipconfig/renew
6. Setting NAT
7. Mensetting Allow / Deny IP Client akses ke jaringan
IP --> Firewall --> Filter Rules
8. Mensetting Allow / Deny IP Client akses ke web
IP --> Web Proxy --> Access -->Add rule baru
9. Masukkan detail website yang mau di blok
- Dst. Port : isikan port http 80
- Dst. Host : isikan alamat website yang mau di blok misalnya www.google.com
- Action : pilih deny untuk memblokir akses nya
Analisa dan Kesimpulan
NAT adalah Singkatan dari “Network Address
Translation.” NAT menerjemahkan alamat IP komputer dalam jaringan lokal ke
alamat IP tunggal. Alamat ini sering digunakan oleh router yang menghubungkan
komputer ke Internet. Router dapat terhubung ke modem DSL, modem kabel, T1
line, atau bahkan modem dial-up. Ketika komputer lain pada upaya Internet untuk
mengakses komputer dalam jaringan lokal, mereka hanya melihat alamat IP dari
router. Ini menambah tingkat keamanan tambahan, karena router dapat
dikonfigurasi sebagai firewall, hanya memungkinkan sistem berwenang untuk
mengakses komputer dalam jaringan. mengkonfigurasi NAT harus sesaui
dengan prosedure yang diberikan dan step step yang di lakukan haru sesuai
dengan yang di berikan. Dan kita juga harus mengingat ip yang kita gunakan
dalam mengkonfigurasi nat, konfigurasi dikatan sukses apabila kita dapat
mengetes ping pada PC client yang kita konfigurasi dan kita dapat mengetes ping
pada server internet contohnya www.tokobagus.com.
NAT merupakan system operasi Linux base yang diperuntukkan
sebagai network router. Didesain untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya.
Administrasinya bisa dilakukan melalui Windows application (WinBox). Selain itu
instalasi dapat dilakukan pada Standard computer PC. PC yang akan dijadikan
router mikrotik pun tidak memerlukan resource yang cukup besar untuk penggunaan
standard, misalnya hanya sebagai gateway. Untuk keperluan beban yang besar
(network yang kompleks, routing yang rumit dll) disarankan untuk
mempertimbangkan pemilihan resource PC yang memadai. WinBox telah di tampilkan
secara graphical, sehingga User dengan mudah dapat mengakses dan
mengkonfigurasi Router sesuai kebutuhan dengan mudah efektif dan efisien.
Memperkecil kesalahan pada waktu setup konfigurasi, mudah dipahami dan
customable sesuai yang kita inginkan.




















Tidak ada komentar:
Posting Komentar