Nagios 3
Konsep Network
Monitoring System (NMS) merupakan konsep yang cukup sederhana tentang
monitoring jaringan. Konsep sederhana tersebut memberikan kemudahan dalam
mengamati atau memonitor sistem terhadap kemungkinan terjadinya masalah agar
dapat dideteksi secara dini.
Nagios adalah tool network monitoring system open source yang cukup baik dan mudah
digunakan. Nagios awalnya didesign untuk berjalan pada sistem operasi Linux, namun
dapat juga berjalan dengan baik hampir disemua sistem operasi unix. Nagios
bersifat modular, mudah digunakan, dan memiliki skalabilitas tinggi.
Nagios didesign untuk memonitoring keadaan suatu jaringan
atau bisa memonitoring masalah-masalah pada suatu host tertentu yang ingin kita
monitoring. Nagios mengawasi host-host dan servis yang telah ditetapkan,
memberi peringatan jika keadaan memburuk, dan memberi tahu kapan keadaan
tersebut membaik. Selain itu nagios memiliki
beberapa keistimewaan, di antaranya :
o
Mendukung
implementasi monitoring dengan host yang berle
o Web
interface yang fakultatip untuk melihat status network, urutan masalah dan pemberitahuan, log file, dsb).
o Desain
plugin yang serderhana, yang mengijinkan pengguna untuk lebih mudah menggunakan
pemeriksaan terhadap servisnya
o Kemampuan
untuk mendefinisikan kejadian yang ditangani selama servis / host berlangsung
untuk mempermudah pemecahan masalah Perputaran file log yang otomatis.
Instalasi
dan Konfigurasi Nagios 3
1.
Masuk ke terminal Ubuntu
# sudo su
Sudo adalah program yang terdapat di
linux yang digunakan untuk menjalankan perintah yang membutuhkan akses dari
akun root. Sudo hanya dapat digunakan oleh user yang sudah terdaftar di file
/etc/sudoers. Sudo su memberikan kewenangan agar user biasa dapat bertingkah
seperti super user (sudo --> super user do) sehingga user biasa pun dapat
leluasa "menguasai sistem".
2.
Masukkan password ubuntu
# ***
3.
Lakukan pengecekan untuk setiap paket yang dibutuhkan sebelum
menginstal cacti dengan cara seperti di bawah ini :
# dpkg -l |grep apache2 >>
untuk mengecek paket apache2
# dpkg -l |grep nagios3 >>
untuk mengecek paket nagios3
Perintah dpkg merupakan salah satu
package manager yang dapat kita gunakan untuk melakukan management (install/uninstall).
Perintah dpkg banyak macamnya, salah satunya adalah dpkg -l yang merupakan
perintah untuk melihat daftar package yang telah terinstall beserta versi
package yang telah terinstall dan deskripsinya. Sedangkan |grep digunakan
untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah anda
tentukan.
4.
Jika sudah terinstall, maka lakukan remove terlebih dahulu
untuk install ulang paket. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa paket yang
anda install lengkap dengan menginstall ulang paketnya sendiri. Remove dapat
dilakukan dengan cara :
#apt-get
remove apache2 >> untuk meremove paket apache2
#apt-get
remove nagios3 >> untuk meremove paket nagios3
5.
Install Apache2 dan Nagios 3 pada
Ubuntu anda dengan cara:
#apt-get install apache2
#apt-get install nagios3
Perintah apt-get install merupakan
perintah untuk meng-install aplikasi. Seperti contoh diatas berarti perintah
tersebut untuk meng-install aplikasi – aplikasi tersebut.
6. Untuk
mengecek apakah nagios sudah berjalan dengan baik caranya yaitu buka web
browser kemudian ketik pada urlnya :
localhost/nagios3
maka akan muncul seperti gambar dibawah :
7.
Jika halaman seperti gambar diatas telah keluar,
berarti nagios telah terinstal dengan benar, selanjutnya kita akan
mengkonfigurasi localhost dan group yang akan dimonitoring.
Masukkan
perintah berikut pada terminal :
#nano
/etc/nagios3/conf.d/localhost_nagios3.cfg
Ini merupakan perintah untuk
konfigurasi pada local hostnya. Pada Konfigurasi ini, saya akan memonitoring 3
jaringan tetangga, yaitu hafiz (jartel2), ipat (jartel3), dan fahmi (jartel4).
Konfigurasi pada local host ini dapat dilakukan
seperti di bawah ini :
# A simple configuration file for monitoring the local host
# This can serve as an example for configuring other servers;
# Custom services specific to this host are added here, but services
# defined in nagios2-common_services.cfg may also apply.
define host{
use generic-host ; Name of host template$
host_name saleh arif
alias arif
address 172.16.30.
}
define host{
use generic-host ; Name of host template$
host_name
irfan thomi
alias thomi
address 172.16.30.50
}
define host{
use generic-host ; Name of host template$
host_name syahrul mubarak
alias syahrul
address 172.16.30.48
}
# Define a service to check the disk space of the root partition
# on the local machine. Warning if < 20% free, critical if
# < 10% free space on partition.
define service{
use generic-service ; Name of servi$
host_name saleh arif
service_description Disk Space
check_command check_all_disks!20%!10%
}
define
service{
use generic-service ; Name of serv$
host_name irfan thomi
service_description Disk Space
check_command check_all_disks!20%!10%
}
use generic-service ; Name of serv$
host_name irfan thomi
service_description Disk Space
check_command check_all_disks!20%!10%
}
define service{
use generic-service ; Name of serv$
host_name syahrul mubarak
service_description Disk Space
check_command check_all_disks!20%!10%
}
# Define a service to check the number of currently logged in
# users on the local machine. Warning if > 20 users, critical
# if > 50 users.
define service{
use generic-service ; Name of servi$
host_name saleh arif
service_description Current Users
check_command check_users!20!50
}
define service{
use generic-service ; Name of serv$
host_name irfan thomi
service_description Current Users
check_command check_users!20!50
}
define service{
use generic-service ; Name of serv$
host_name syahrul mubarak
service_description Current Users
check_command check_users!20!50
}
# Define a service to check the number of currently running procs
# on the local machine. Warning if > 250 processes, critical if
# > 400 processes.
define service{
use generic-service ; Name of servi$
host_name saleh arif
service_description Total Processes
check_command check_procs!250!400
}
define service{
use generic-service ; Name of serv$
host_name irfan thomi
service_description Total Process
check_command check_procs!250!400
}
define service{
use generic-service ; Name of serv$
host_name syahrul mubarak
service_description Total Process
check_command check_procs!250!400
}
# Define a service to check the load on the local machine.
define service{
use generic-service ; Name of servi$
host_name saleh arif
service_description
Current Load
check_command check_load!5.0!4.0!3.0!10.0!6.0$
}
define service{
use generic-service ; Name of serv$
host_name
irfan thomi
service_description Current Load
check_command check_load!5.0!4.0!3.0!10.0!6.$
}
define service{
use generic-service ; Name of serv$
host_name syahrul mubarak
service_description Current Load
check_command check_load!5.0!4.0!3.0!10.0!6.$
}
8. Kemudian
lakukan konfigurasi pada host groups nya, dengan cara :
#nano
/etc/nagios3/conf.d/hostgroups_nagios2.cfg
lalu konfigurasi seperti ini:
9. Setelah
itu lakukan konfigurasi pada servicenya, dengan cara seperti di bawah ini :
#nano /etc/nagios3/conf.d/services_nagios2.cfg
Konfigurasinya seperti ini :
Konfigurasinya seperti ini :
10. Setelah
konfigurasi pada local host, host groups, dan services selesai, lakukan
restart.
# /etc/init.d/nagios3 restart
11. Untuk
mensetting password baru sesuai dengan yang anda inginkan, ketikkan seperti di
bawah ini :
#sudo htpasswd -c /etc/nagios3/htpasswd.users
12. Buka browser, kemudian buka link ini
http:/localhost/nagios3 , maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini :
Masukkan
password yang telah anda buat, kemudian masukkan usernamenya nagiosadmin.
13.
Setelah login, anda akan masuk ke halaman Nagios3
seperti ini :
Dari gambar dapat diperhatikan bahwa
user yang terkoneksi akan berwarna hijau. Apabila terdapat user yang berwarna
merah itu artinya tidak terkoneksi. Denah tersebut merutekan user ke pc tempat
terinstall nagios.
Pada penginstalasian, bisa terjadi error, salah satu contohnya adalah error
pada .gvfs, yang merupakan virtual filesystem untuk Gnome desktop
pada Ubuntu untuk memudahkan pengguna untuk mengakses aplikasi remote,
monitoring data, atau monitoring jaringan seperti nagios. Error pada .gvfs akan
menyebabkan nagios tidak akan bisa berjalan dalam monitoring, walaupun halaman
awal nagios bisa dibuka melalui browser. Solusinya adalah maintenance pada
perintah yang dituliskan pada terminal, atau bisa saja dilakukan install ulang
nagios dari awal.









Tidak ada komentar:
Posting Komentar