Sabtu, 14 Juni 2014

Instalasi dan konfigurasi NAGIOS 3 pada UBUNTU

Nagios 3
Konsep Network Monitoring System (NMS) merupakan konsep yang cukup sederhana tentang monitoring jaringan. Konsep sederhana tersebut memberikan kemudahan dalam mengamati atau memonitor sistem terhadap kemungkinan terjadinya masalah agar dapat dideteksi secara dini. 
Nagios adalah tool network monitoring system open source yang cukup baik dan mudah digunakan. Nagios awalnya didesign untuk berjalan pada sistem operasi Linux, namun dapat juga berjalan dengan baik hampir disemua  sistem operasi unix. Nagios bersifat modular, mudah digunakan, dan memiliki skalabilitas tinggi.
Nagios didesign untuk memonitoring keadaan suatu jaringan atau bisa memonitoring masalah-masalah pada suatu host tertentu yang ingin kita monitoring. Nagios mengawasi host-host dan servis yang telah ditetapkan, memberi peringatan jika keadaan memburuk, dan memberi tahu kapan keadaan tersebut membaik. Selain itu nagios memiliki beberapa keistimewaan, di antaranya :
o   Mendukung implementasi monitoring dengan host yang berle
o Web interface yang fakultatip untuk melihat status network, urutan masalah dan pemberitahuan, log file, dsb).
o    Memonitoring sumber- sumber host (load prosesor, penggunaan disk, dsb)
o Desain plugin yang serderhana, yang mengijinkan pengguna untuk lebih mudah menggunakan pemeriksaan terhadap servisnya
o  Kemampuan untuk mendefinisikan kejadian yang ditangani selama servis / host berlangsung untuk mempermudah pemecahan masalah Perputaran file log yang otomatis.

Instalasi dan Konfigurasi Nagios 3
1.    Masuk ke terminal Ubuntu
# sudo su
Sudo adalah program yang terdapat di linux yang digunakan untuk menjalankan perintah yang membutuhkan akses dari akun root. Sudo hanya dapat digunakan oleh user yang sudah terdaftar di file /etc/sudoers. Sudo su memberikan kewenangan agar user biasa dapat bertingkah seperti super user (sudo --> super user do) sehingga user biasa pun dapat leluasa "menguasai sistem". 

2.    Masukkan password ubuntu
# ***

3.    Lakukan pengecekan untuk setiap paket yang dibutuhkan sebelum menginstal cacti dengan cara seperti di bawah ini :
# dpkg -l |grep apache2 >> untuk mengecek paket apache2
# dpkg -l |grep nagios3 >> untuk mengecek paket nagios3
Perintah dpkg merupakan salah satu package manager yang dapat kita gunakan untuk melakukan management (install/uninstall). Perintah dpkg banyak macamnya, salah satunya adalah dpkg -l yang merupakan perintah untuk melihat daftar package yang telah terinstall beserta versi package yang telah terinstall dan deskripsinya.  Sedangkan |grep digunakan untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah anda tentukan.

4.    Jika sudah terinstall, maka lakukan remove terlebih dahulu untuk install ulang paket. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa paket yang anda install lengkap dengan menginstall ulang paketnya sendiri. Remove dapat dilakukan dengan cara :
#apt-get remove apache2 >> untuk meremove paket apache2
#apt-get remove nagios3 >> untuk meremove paket nagios3

5.    Install Apache2 dan Nagios 3 pada Ubuntu anda dengan cara:
#apt-get install apache2
#apt-get install nagios3
Perintah apt-get install merupakan perintah untuk meng-install aplikasi. Seperti contoh diatas berarti perintah tersebut untuk meng-install aplikasi – aplikasi tersebut.

6.    Untuk mengecek apakah nagios sudah berjalan dengan baik caranya yaitu buka web browser kemudian ketik pada urlnya :
localhost/nagios3
maka akan muncul seperti gambar dibawah :


7.    Jika halaman seperti gambar diatas telah keluar, berarti nagios telah terinstal dengan benar, selanjutnya kita akan mengkonfigurasi localhost dan group yang akan dimonitoring.
Masukkan perintah berikut pada terminal :
     #nano /etc/nagios3/conf.d/localhost_nagios3.cfg
Ini merupakan perintah untuk konfigurasi pada local hostnya. Pada Konfigurasi ini, saya akan memonitoring 3 jaringan tetangga, yaitu hafiz (jartel2), ipat (jartel3), dan fahmi (jartel4).

Konfigurasi pada local host ini dapat dilakukan seperti di bawah ini :
# A simple configuration file for monitoring the local host
# This can serve as an example for configuring other servers;
# Custom services specific to this host are added here, but services
# defined in nagios2-common_services.cfg may also apply.

define host{
use generic-host ; Name of host template$
host_name saleh arif
alias arif
address 172.16.30.
}
define host{
use generic-host ; Name of host template$
host_name irfan thomi
alias thomi
address 172.16.30.50
}
define host{
use generic-host ; Name of host template$
host_name syahrul mubarak
alias syahrul
address 172.16.30.48

# Define a service to check the disk space of the root partition
# on the local machine. Warning if < 20% free, critical if
# < 10% free space on partition.
define service{
use generic-service ; Name of servi$
host_name saleh arif
service_description Disk Space
check_command check_all_disks!20%!10%
}
define service{
use                             generic-service         ; Name of serv$
host_name                       irfan thomi
service_description             Disk Space
check_command                   check_all_disks!20%!10%
}
define service{
use generic-service ; Name of serv$
host_name syahrul mubarak
service_description Disk Space
check_command check_all_disks!20%!10%

# Define a service to check the number of currently logged in
# users on the local machine. Warning if > 20 users, critical
# if > 50 users.
define service{
use generic-service ; Name of servi$
host_name saleh arif
service_description Current Users
check_command check_users!20!50
}
define service{
use generic-service ; Name of serv$
host_name irfan thomi
service_description Current Users
check_command check_users!20!50
                }
define service{
use generic-service ; Name of serv$
host_name syahrul mubarak
service_description Current Users
check_command check_users!20!50
                }

# Define a service to check the number of currently running procs
# on the local machine. Warning if > 250 processes, critical if
# > 400 processes.
define service{
use generic-service ; Name of servi$
host_name saleh arif
service_description Total Processes
check_command check_procs!250!400
}
define service{
use generic-service ; Name of serv$
host_name irfan thomi
service_description Total Process
check_command check_procs!250!400
}
define service{
use generic-service ; Name of serv$
host_name syahrul mubarak
service_description Total Process
check_command check_procs!250!400
}

# Define a service to check the load on the local machine.
define service{
use generic-service ; Name of servi$
host_name saleh arif
service_description Current Load
check_command check_load!5.0!4.0!3.0!10.0!6.0$
}
define service{
use generic-service ; Name of serv$
host_name irfan thomi
service_description Current Load
check_command check_load!5.0!4.0!3.0!10.0!6.$
}
define service{
use generic-service ; Name of serv$
host_name syahrul mubarak
service_description Current Load
check_command check_load!5.0!4.0!3.0!10.0!6.$

8.    Kemudian lakukan konfigurasi pada host groups nya, dengan cara :
#nano /etc/nagios3/conf.d/hostgroups_nagios2.cfg 

lalu konfigurasi seperti ini:


9.    Setelah itu lakukan konfigurasi pada servicenya, dengan cara seperti di bawah ini :
#nano /etc/nagios3/conf.d/services_nagios2.cfg
  
Konfigurasinya seperti ini :


10.     Setelah konfigurasi pada local host, host groups, dan services selesai, lakukan restart.
# /etc/init.d/nagios3 restart 

11.     Untuk mensetting password baru sesuai dengan yang anda inginkan, ketikkan seperti di bawah ini :
#sudo htpasswd -c /etc/nagios3/htpasswd.users

12. Buka browser, kemudian buka link ini http:/localhost/nagios3 , maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini :

Masukkan password yang telah anda buat, kemudian masukkan usernamenya nagiosadmin.

13.     Setelah login, anda akan masuk ke halaman Nagios3 seperti ini :





 
Dari gambar dapat diperhatikan bahwa user yang terkoneksi akan berwarna hijau. Apabila terdapat user yang berwarna merah itu artinya tidak terkoneksi. Denah tersebut merutekan user ke pc tempat terinstall nagios.
            Pada penginstalasian, bisa terjadi error, salah satu contohnya adalah error pada .gvfs, yang  merupakan virtual filesystem  untuk Gnome desktop pada Ubuntu untuk memudahkan pengguna untuk mengakses aplikasi remote, monitoring data, atau monitoring jaringan seperti nagios. Error pada .gvfs akan menyebabkan nagios tidak akan bisa berjalan dalam monitoring, walaupun halaman awal nagios bisa dibuka melalui browser. Solusinya adalah maintenance pada perintah yang dituliskan pada terminal, atau bisa saja dilakukan install ulang nagios dari awal.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar